Rahsia Jodoh - Kahlil Gibran

Penyajak, pujangga hebat, Ahli Falsafah, penulis dan pelukis Khalil Gibran dilahirkan di Bsharri, Lebanon pada tahun 1883. Beliau meninggal dunia pada tahun 1931 dengan meninggalkan karya-karya hebat yang sehingga kini menjadi sumber inspirasi kepada semua insan yang menyanjung tinggi hasil karyanya. Berikut merupakan beberapa madah ataupun mutiara kata yang dihasilkan oleh beliau dalam menerangkan apa makna jodoh itu sendiri.

  • Berpasangan engkau telah diciptakan Dan selamanya engkau akan berpasangan Bergandengan tanganlah dikau Hingga sayap-sayap panjang nan lebar lebur dalam nyala Dalam ikatan agung menyatu kalian
    Saling menataplah dalam keharmonisan Dan bukanlah hanya saling menatap ke depan Tapi bagaimana melangkah ke tujuan semula
  • Berpasangan engkau dalam mengurai kebersamaan Kerana tidak ada yang benar-benar mampu hidup bersendirian Bahkan keindahan syurga tak mampu menghapus kesepian Adam
  • Berpasangan engkau dalam menghimpun rahmat Tuhan Ya, bahkan bersama pula dalam menikmatinya Kerana alam dan kurniaan TuhanTerlampau luas untuk dinikmati sendirian
  • Bersamalah dikau sampai sayap-sayap sang maut meliputimu Ya, bahkan bersama pula kalian dalam musim suny Namun biarkan ada ruang antara kebersamaan itu Tempat angin syurga menari-nari diantara bahtera sakinahmu
  • Berkasih-kasihlah, namun jangan membelenggu cinta Biarkan cinta mengalir dalam setiap titisan darah Bagai mata air kehidupan Yang gemerciknya senantiasa menghidupi pantai kedua jiwa Saling isilah minumanmu tapi jangan minum dari satu piala Saling berbagilah rotimu tapi jangan makan dari pinggan yang sama.
  • Menyanyilah dan menarilah bersama dalam suka dan duka Hanya biarkan masing-masing menghayati waktu sendirinya Kerana dawai-dawai biola, masing-masing punya kehidupan sendiri Walau lagu yang sama sedang menggetarkannya Sebab itulah simfoni kehidupan
  • Berikan hatimu namun jangan saling menguasainya
  • Jika tidak, kalian hanya mencintai pantulan diri sendiri Yang kalian temukan dalam dia Dan lagi, hanya tangan kehidupan yang akan mampu merangkulnya
  • Tegaklah berjajar namun jangan terlampau dekat Bukankah tiang-tiang candi tidak dibina terlalu rapat Dan pohon jati serta pohon cemara Tidak tumbuh dalam bayangan masing-masing.

Comments

Popular posts from this blog

SAYA RASA NAK BAKAR PEJABAT POS Kamunting

PRE ORDER ~ JAUH KAU PERGI

mutiara kata sasterawan negara